Begini caranya sutradara dan scriptwiter menulis script untuk dokter House…

Patient: Saya merasakan simptom yang aneh….  saya bermimpi looping dalam mimpi-mimpi saya yang tersusun dari modul-modul yang berisi fungsi-fungsi, prosedur-prosedur dan merupakan bagian dari objek-objek dalam berbagai macam kelas !

Doctor House: Hmm… kedengarannya seperti kena pelet. mulai pengobatan dengan semburan air Jengkol.

Patient: Arrrggg!(muka memerah, rambut keriting… tampang makin ganteng)

Doctor House: Whoa, hentikan perawatan! sepertinya ini karena ambeyen. suruh dia nungging tiga minggu.

Patient:  Argh…. (kejang-kejang, dari mulut keluar busa) !

Doctor House: Whoa, hentikan perawatan….. kamu!, dokter yang tampang kriminal, bongkar rumahnya cari tau, dia biasanya pup jongkok apa duduk. Yang laen test pasien untuk gejala patah hati. Negatip? Well,  berarti karena kebanyakan codenya belum di review. Mulai dengan assign reviewer untuk review codenya.

Patient: (Koma)….

Doctor House: Whoa, stop the treatment. mari kita lihat lagi dipapan, mmm ow ternyata karena seminggu ngeretweet luna mayang… infus dia dengan Ao dan 5ml minyak sinyongnyong semalaman. gw pulang dulu.

Patient: (flatlines)… tuuttt

Doctor House: (kena pager.. dan datang buru ke ruang ICU) Hentikan semua pengobatan!  saya keinget gejala ini,  ini disebabkan seminggu blom coding-coding, beri dia long weekend dan 500cc Depedency Injection !

Patient: Aku hidupppppp….!

End Episode