Senin 28 Desember 2009, karena tidak ada kegiatan di minggu liburan akhir tahun, saya ikutan teman satu kos saya, Rony, jalan2 ke Denpasar Festival. Sampai disana jam setengah 3 setelah melalui padatnya lalu lintas semenjak dari Kuta, meskipun semua stand sudah ada (zona industri, zona kuliner, zona flora, zona fashion) belum ada acara2 yg kita pikir heboh (tari2an/panggung). Foto2 ada dibalik link di bawah…

Menjelang jam 4 siang ternyata pembawa acara baru bilang kalau acara Denpasar Festival akan segera dibuka! (jatuhlah kita dengan suara gubrak). Akhirnya Denpasar Festival 2009 dengan tema “Embracing Tomorrow” ini dibuka dengan lagu2 keroncong (aneh kan? di Bali kok keroncongan…). Tapi lumayan saya bisa melihat Prita Laura, News Anchor favorit saya dari stasiun Metro TV (setidaknya saya pikir gitu, lihat aja di foto, asli kan🙂 ) meski dari agak jauh (agak dekat juga brarti, tapi ga bisa nyapa😦 padahal kayaknya orang ramah sekali, nggak tau apa mau liputan apa cuman jalan2). yak itulah hari pertama, tidak sampai malam karena jam setengah lima harus cari Masjid buat asharan dulu dan langsung balik.

Dari yang saya amati, acara sepertinya akan berlangsung meriah meskipun diadakan di hari kerja 28 – 31 (senin – kamis, kalau ada akhir pekan mungkin lebih ramai). Namun yang bisa menjadi masalah pokok sepertinya akan menyangkut pengaturan lalu lintas. Masih ada jalan protokol yang di buka di depan kantor walikota/perempatan patung catur muka (tempat panggung utama) dan tidak ada keterangan penutupan jalan atau petugas yang menginformasikan dimana bisa parkir khusus untuk acara ini buat orang2 dari luar Denpasar, wisatawan yg jarang ke Denpasar, seperti, ehm, saya misalnya.

ok deh, untuk informasi lebih lanjut tentang festival ini, langsung saja ke situs resminya (di tab lain tentunya🙂 ).