Jum’at, tepatnya malem sabtu kami dari tim return false berniat untuk meliput acara beat party yang diselenggarakan oleh beat magazine mungkin untuk merayakan 8 tahun dari beat magazine yang diselenggarakan di Ocean Beach club ESC depan hotel sahid kuta.

Beat Party Stage

Kali ini tim terdiri atas 3 orang cecunguk busuk yaitu Si gemblung alias fedri, si lay alias erwin dan orang terpenting di return false gonjet electrics alias senteleng gonjet. Berangkat pukul 9.30 dengan diiringi doa restu, aji-aji, sembur kanan-kiri dari bonce yang ga jadi ngikut lantaran doi mo berangkat ke bandung, akhirnya kami bertiga meluncur tepat jam 10 di depan Ocean Beach club ESC tanpa uang sepeser pun dikarenakan gaji bulan ini belum turun, dan berharap acara tersebut adalah gretongan alias free pass…

langit terlihat cerah, bulan terlihat indah, luna maya pun masih terlihat seperti wanita dan keberuntungan pun berpihak pada kami, ternyata acara pun gratisan. Dengan bermodal sendal jepit, tanpang ndeso dan kamera pinjaman dari ibu tika kami pun langsung kedepan panggung untuk melihat acara berlangsung.

Acara dimulai oleh band punk lokal Devil Dice, lagu nya mirip mirip SID yang membuat gw bosan n cepet cepet pingin berakhir penampilan mereka, selanjutnya penamplilan dari seniman i nyoman Sura yang katanya salah satu penari lokal bali yang terhebat dan sudah go international, wow hebat, dan gw pun ga ngarti apa maksud dari tarian tersebut yang pasti menarik juga. Dilanjutkan dengan BEAT award 2008 yang gw sendiri ga gitu memperhatikan yang satu ini, dah ga sabar menunggu penampilan artis dari ibu kota yang emang tujuan kita kesini melihat penampilan mereka, white shoes and the couples company.

white shoes mengambil alih acara sekitar pukul 1130, diikuti para penonton langsung memadati panggun untuk melihat dari dekat penampilan dari tuan dan nyonya nyonya yang berpakaian 70-an. Ini adalah kali pertama whiteshoes bermain di bali dan ini kali pertama juga buat kami menonton acara band di bali. White Shoes langsung membius para penonton dengan lagu lagu andalannya seperti senandung maaf, brother john, nothing to fear, diikuti lagu andalan mereka windu defrina yang membuat penonton berajojing ria, kapiten dan gadis desa, sabda alam dari sound track berbagi suami, top start, lagu tentang cita yang sudah ditunggu tunggu oleh gw sendiri, beberapa lagu baru dari album sekenario masa muda yang gw kurang tau dan baru dengar dan juga Aksi kucing sebagai penutup yang sangat memukau, membuat penonton makin menikmati ajojing ria dilantai dansa.

Sangat fantastis untuk mengobati kerinduan gw akan penampilan mereka malam itu, terimakasih buat nona sari dan kawan kawan datang kebali, berharap jumpa lagi dilain kesempatan, terimakasih beat magazine yang sudah mengadakan acara, terimakasih buat tika atas kameranya *kapan kapan minjem lagi ya tik :P*.

salam

return false;