<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>When Every hour is a happy hour</title>
	<atom:link href="http://returnfalse.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://returnfalse.wordpress.com</link>
	<description>about our daily life as programmer....</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Jan 2012 06:44:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='returnfalse.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>When Every hour is a happy hour</title>
		<link>http://returnfalse.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://returnfalse.wordpress.com/osd.xml" title="When Every hour is a happy hour" />
	<atom:link rel='hub' href='http://returnfalse.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bagaimana Membuat Sistem Antrian untuk Seribu Orang</title>
		<link>http://returnfalse.wordpress.com/2011/11/30/bagaimana-membuat-sistem-antrian-untuk-seribu-orang/</link>
		<comments>http://returnfalse.wordpress.com/2011/11/30/bagaimana-membuat-sistem-antrian-untuk-seribu-orang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 11:51:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arkofmind</dc:creator>
				<category><![CDATA[clrscr]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://returnfalse.wordpress.com/?p=607</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya saya ingin mengkonfirmasi dulu bahwasanya saya belum pernah memiliki pengalaman mengorganisasi antrian untuk 1000 orang. Mungkin even paling banyak yang pernah saya tangani sekitar 200 orang ketika mengadakan try-out, itupun tidak sampai mengantri. Dan antrian paling panjang yang pernah saya ikuti adalah ketika mendaftar STAN. Anggaplah ini sekedar uneg-uneg tentang berita kerusuhan yang terjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=returnfalse.wordpress.com&amp;blog=3255686&amp;post=607&amp;subd=returnfalse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya saya ingin mengkonfirmasi dulu bahwasanya saya belum pernah memiliki pengalaman mengorganisasi antrian untuk 1000 orang. Mungkin even paling banyak yang pernah saya tangani sekitar 200 orang ketika mengadakan try-out, itupun tidak sampai mengantri. Dan antrian paling panjang yang pernah saya ikuti adalah ketika mendaftar STAN.</p>
<p>Anggaplah ini sekedar uneg-uneg tentang berita kerusuhan yang terjadi pada penjualan promosi sebuah produk telepon pintar beberapa hari yang lalu.</p>
<p><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/antri.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-614" title="antri" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/antri.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Mari kita coba membagi metode ini menjadi 2 bagian: Persiapan dan Pelaksanaan.</p>
<p><span id="more-607"></span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Tahap Persiapan</span></p>
<p><strong>Lokasi</strong></p>
<p>1000 orang itu bisa dibilang sangat banyak apalagi jika dikumpulkan sekaligus dalam satu tempat dan satu waktu. Anggaplah luas badan 1 orang itu 60cm x 60 cm = 3600 cm2 atau 0.36 m2, maka jika kita menyuruh seribu orang berbaris tanpa sela, kita membutuhkan area seluas 1000 x 0.36 m2 = 360 m2 atau seluas lapangan basket (26m x 14m = 364 m2).</p>
<p><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/basketball_.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-610" title="Basketball_" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/basketball_.jpg?w=300&#038;h=191" alt="" width="300" height="191" /></a></p>
<p>Jadi untuk poin pertama carilah sebuah lapangan basket <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Konter Layanan</strong></p>
<p>Melayani 1000 orang dalam sehari bukan pekerjaan mudah, tapi tidak yang tidak mungkin buat para penulis blog ini. Jika satu orang dilayani selama n menit, maka waktu yang dibutuhkan total adalah 1000n menit. Anggap transaksi untuk telepon genggam memakan waktu 20 menit untuk satu orang, maka dibutuhkan waktu 1000 x 20 menit atau 2000 menit atau 33.33 jam! Bedeb4h! Tenang dulu, itu kan klo seribu orangnya dilayani di satu konter saja&#8230;</p>
<p>Jika total alokasi waktu yang diinginkan sejak orang pertama sampai orang terakhir adalah y menit maka jumlah konter yang dibutuhkan adalah 2000 m / y menit = 2000/x. Misalnya y adalah 3 jam atau 180 menit maka 2000 / 180 = 11.11 (dibulatkan menjadi 11 atau 12 jika ingin lebih cepat) meja konter.<br />
Lamanya waktu dan jumlah konter berbanding terbalik, artinya semakin lama waktu yang dialokasikan semakin sedikit jumlah konternya. Anggaplah waktu normal layanan adalah 4 jam (240 menit) maka jumlah konternya adalah 2000/240 = 8.3 (dibulatkan menjadi 8 atau 9 meja konter).<br />
Jika jumlah meja konter sudah ditentukan misalnya z maka lamanya waktu menjadi 2000 menit / z. Contoh karena jumlah mba2 berpenampilan menarik (baca: seksi) yang akan menjadi penjaga konter hanya ada 6 buah (btw artinya 3 orang) berarti 2000 menit / 3 = 666.67 menit atau 11.11 jam! Selamat berjuang ya mba&#8230;</p>
<p><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/auto_part_store_counter.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-611" title="auto_part_store_counter" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/auto_part_store_counter.jpg?w=300&#038;h=160" alt="" width="300" height="160" /></a></p>
<p>Ok, pesan moralnya, sediakan BANYAK konter layanan!</p>
<p><strong>Nomor Antrian</strong></p>
<p>Kecuali si penjual telepon pintar ini juga cukup pintar untuk memanfaatkan internet dalam membagi nomor antrian, Semoga dia tidak terlalu bodoh untuk tidak mencetak 1000 kupon antrian.</p>
<p><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue-number.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-612" title="queue number" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue-number.jpg?w=300&#038;h=168" alt="" width="300" height="168" /></a></p>
<p><strong>Keamanan</strong></p>
<p>Pastikan panitia sudah berkoordinasi dengan pihak yang berwenang seperti ketua RT, ketua RW, Pemilik lapangan atau gedung, pak satpam, tukang parkir atau kepolisian. Karena kita tidak tahu, berapa banyak mobil atau motor yang bakal diparkir.</p>
<p><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/china-segway-olympics-security.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-613" title="china-segway-olympics-security" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/china-segway-olympics-security.jpg?w=300&#038;h=195" alt="" width="300" height="195" /></a></p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Tahap Pelaksanaan</span></p>
<p>Dalam pelaksanaannya, mungkin ada lebih dari sejumlah peminat yang mengantri. Hanya raja tega yang punya keinginan untuk berkoar-koar sok jagoan kepada orang yang susah payah mengantri hanya untuk diberitahu kalau barang yang dijual sudah habis! Intinya jangan sampai terjadi tindak kekerasan dan kekacauan karena kekecewaan yang seharusnya tidak perlu terjadi.</p>
<p><strong>Tempat duduk</strong></p>
<p>Sediakan paling tidak sebanyak mungkin tempat duduk untuk para pengantri yang sudah berada di depan sehingga ada jarak antara pengantri yang berdiri dan yang duduk.</p>
<p><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/kursi-aneh-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-615" title="kursi-aneh-1" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/kursi-aneh-1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p><strong>Jalur Antri dan Pengamanan</strong></p>
<p>Sekalipun orang ingin mengantri, namun jika ada yang menyerobot siapa mau terima. Mengantri masih bukan budaya untuk banyak orang, sehingga jalur antri yang baik wajib ada dan jangan setengah-setengah! Dari luar sudah harus ada jalur antrian dan yang mengantri harus sudah harus pasti dapat!</p>
<p><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-616" title="queue4" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue4.jpg?w=300&#038;h=194" alt="" width="300" height="194" /></a></p>
<p><strong>Papan Informasi</strong></p>
<p>Bagian paling sederhana yang seringkali menjadi kekurangan kita. Hukum fisika mengatakan tidak ada yang melebihi kecepatan cahaya. Papan pesan besar sangat efisien untuk mengabarkan informasi atau pengumuman terkini daripada harus melalui pengeras suara dimana telinga sudah tidak bisa mendengarkan dengan jelas dalam keadaan penuh orang.</p>
<p>Papan informasi ini bisa berupa infografis yang tinggal dicoret dengan cepat untuk menyampaikan pesan. Contohnya seperti menulis sisa waktu di papan tulis pada saat ujian. Buat tabel dengan 10 kolom yang menggambarkan per 100 barang yang sudah habis, lalu coret sebuah kolom setiap 100 barang yang habis, sehingga jikapun sistem antrian tidak berjalan dengan semestinya, para pengantri akan mendapatkan bayangan jumlah yg masih ada. Sekali lagi, pengeras suara sama sekali bukan pilihan yang tepat apalagi satu-satunya pilihan!</p>
<p><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/messageboard.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-618" title="messageboard" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/messageboard.jpg?w=298&#038;h=300" alt="" width="298" height="300" /></a></p>
<p><strong>Teamwork</strong></p>
<p>Pada akhirnya, pastikan semua panitia mengetahui posisi dan pekerjaan mereka ketika acara berlangsung. Sehingga masalah sekecil apapun sudah harus bisa diantisipasi sejak awal.</p>
<p><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/teamwork_teamwork_a.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-619" title="teamwork_teamwork_A" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/teamwork_teamwork_a.jpg?w=300&#038;h=232" alt="" width="300" height="232" /></a></p>
<p>Semoga saja hasilnya bisa seperti contoh dibawah ini:</p>
<p><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-620" title="queue" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue.jpg?w=150&#038;h=99" alt="" width="150" height="99" /></a><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue2.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-621" title="queue2" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue2.jpg?w=150&#038;h=102" alt="" width="150" height="102" /></a><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue3.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-622" title="queue3" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue3.jpg?w=128&#038;h=150" alt="" width="128" height="150" /></a><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue7.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-623" title="People queuing for the cinema." src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue7.jpg?w=150&#038;h=91" alt="" width="150" height="91" /></a><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue5.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-624" title="queue5" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue5.jpg?w=150&#038;h=90" alt="" width="150" height="90" /></a></p>
<p>Sekian&#8230;</p>
<br />Filed under: <a href='http://returnfalse.wordpress.com/category/clrscr/'>clrscr</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/returnfalse.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/returnfalse.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/returnfalse.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/returnfalse.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/returnfalse.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/returnfalse.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/returnfalse.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/returnfalse.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/returnfalse.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/returnfalse.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/returnfalse.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/returnfalse.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/returnfalse.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/returnfalse.wordpress.com/607/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=returnfalse.wordpress.com&amp;blog=3255686&amp;post=607&amp;subd=returnfalse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://returnfalse.wordpress.com/2011/11/30/bagaimana-membuat-sistem-antrian-untuk-seribu-orang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8a73993058f49255a886bc7625beac5b?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arkofmind</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/antri.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">antri</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/basketball_.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Basketball_</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/auto_part_store_counter.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">auto_part_store_counter</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue-number.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">queue number</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/china-segway-olympics-security.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">china-segway-olympics-security</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/kursi-aneh-1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kursi-aneh-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue4.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">queue4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/messageboard.jpg?w=298" medium="image">
			<media:title type="html">messageboard</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/teamwork_teamwork_a.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">teamwork_teamwork_A</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">queue</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">queue2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue3.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">queue3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue7.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">People queuing for the cinema.</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/11/queue5.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">queue5</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puisi Negeri Para Bedebah</title>
		<link>http://returnfalse.wordpress.com/2011/10/26/puisi-negeri-para-bedebah/</link>
		<comments>http://returnfalse.wordpress.com/2011/10/26/puisi-negeri-para-bedebah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 01:10:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfanr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://returnfalse.wordpress.com/?p=603</guid>
		<description><![CDATA[Puisi Negeri Para Bedebah Karya:Adhie Massardi Ada satu negeri yang dihuni para bedebah Lautnya pernah dibelah tongkat Musa Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah? Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah Atau jadi kuli di negeri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=returnfalse.wordpress.com&amp;blog=3255686&amp;post=603&amp;subd=returnfalse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Puisi Negeri Para Bedebah<br />
Karya:Adhie Massardi</p>
<p>Ada satu negeri yang dihuni para bedebah<br />
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa<br />
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah<br />
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala</p>
<p>Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?<br />
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah<br />
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah<br />
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah</p>
<p>Di negeri para bedebah<br />
Orang baik dan bersih dianggap salah<br />
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan<br />
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah<br />
Karena hanya penguasa yang boleh marah<br />
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah</p>
<p>Maka bila negerimu dikuasai para bedebah<br />
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah<br />
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum<br />
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya</p>
<p>Maka bila negerimu dikuasai para bedebah<br />
Usirlah mereka dengan revolusi<br />
Bila tak mampu dengan revolusi,<br />
Dengan demonstrasi<br />
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi<br />
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan</p>
<br />Filed under: <a href='http://returnfalse.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/returnfalse.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/returnfalse.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/returnfalse.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/returnfalse.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/returnfalse.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/returnfalse.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/returnfalse.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/returnfalse.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/returnfalse.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/returnfalse.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/returnfalse.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/returnfalse.wordpress.com/603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/returnfalse.wordpress.com/603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/returnfalse.wordpress.com/603/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=returnfalse.wordpress.com&amp;blog=3255686&amp;post=603&amp;subd=returnfalse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://returnfalse.wordpress.com/2011/10/26/puisi-negeri-para-bedebah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5134dd63c2aa3bb5db3fbaa66e1c436?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irfanr</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mungkin Sekali Saya Sendiri Juga Maling</title>
		<link>http://returnfalse.wordpress.com/2011/10/24/mungkin-sekali-saya-sendiri-juga-maling/</link>
		<comments>http://returnfalse.wordpress.com/2011/10/24/mungkin-sekali-saya-sendiri-juga-maling/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 11:13:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arkofmind</dc:creator>
				<category><![CDATA[clrscr]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://returnfalse.wordpress.com/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Taufiq Ismail Kita hampir paripurna menjadi bangsa porak-poranda, terbungkuk dibebani hutang dan merayap melata sengsara di dunia. Penganggur 40 juta orang, anak-anak tak bisa bersekolah 11 juta murid, pecandu narkoba 6 juta anak muda, pengungsi perang saudara 1 juta orang, VCD koitus beredar 20 juta keping, kriminalitas merebat di setiap tikungan jalan dan beban [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=returnfalse.wordpress.com&amp;blog=3255686&amp;post=595&amp;subd=returnfalse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh Taufiq Ismail</em></p>
<p>Kita hampir paripurna menjadi bangsa porak-poranda, terbungkuk dibebani hutang dan merayap melata sengsara di dunia. Penganggur 40 juta orang, anak-anak tak bisa bersekolah 11 juta murid, pecandu narkoba 6 juta anak muda, pengungsi perang saudara 1 juta orang, VCD koitus beredar 20 juta keping, kriminalitas merebat di setiap tikungan jalan dan beban hutang di bahu 1600 trilyun rupiahnya.</p>
<p><img title="More..." src="http://returnfalse.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /><span id="more-595"></span>Pergelangan tangan dan kaki Indonesia diborgol di ruang tamu Kantor Pegadaian Jagat Raya, dan di punggung kita dicap sablon besar-besar Tahanan IMF dan Penunggak Bank Dunia. Kita sudah jadi bangsa kuli dan babu, menjual tenaga dengan upah paling murah sejagat raya.</p>
<p>Ketika TKW-TKI itu pergi lihatlah mereka bersukacita antri penuh harapan dan angan-angan di pelabuhan dan bandara, ketika pulang lihat mereka berdukacita karena majikan mungkir tidak membayar gaji, banyak yang disiksa malah diperkosa dan pada jam pertama mendarat di negeri sendiri diperas pula.</p>
<p>Negeri kita tidak merdeka lagi, kita sudah jadi negeri jajahan kembali. Selamat datang dalam zaman kolonialisme baru, saudaraku. Dulu penjajah kita satu negara, kini penjajah multi-kolonialis banyak bangsa. Mereka berdasi sutra, ramah-tamah luarbiasa dan banyak senyumnya. Makin banyak kita meminjam uang, makin gembira karena leher kita makin mudah dipatahkannya.</p>
<p>Di negeri kita ini, prospek industri bagus sekali. Berbagai format perindustrian, sangat menjanjikan, begitu laporan penelitian. Nomor satu paling wahid, sangat tinggi dalam evaluasi, dari depannya penuh janji, adalah industri korupsi.</p>
<p>Apalagi di negeri kita lama sudah tidak jelas batas halal dan haram, ibarat membentang benang hitam di hutan kelam jam satu malam.</p>
<p>Bergerak ke kiri ketabrak copet, bergerak ke kanan kesenggol jambret, jalan di depan dikuasai maling, jalan di belakang penuh tukang peras, yang di atas tukang tindas. Untuk bisa bertahan berakal waras saja di Indonesia, sudah untung.</p>
<p>Lihatlah para maling itu kini mencuri secara berjamaah. Mereka bersaf-saf berdiri rapat, teratur berdisiplin dan betapa khusyu’. Begitu rapatnya mereka berdiri susah engkau menembusnya. Begitu sistematiknya prosedurnya tak mungkin engkau menyabotnya. Begitu khusyu’nya, engkau kira mereka beribadah. Kemudian kita bertanya, mungkinkah ada maling<br />
yang istiqamah?</p>
<p>Lihatlah jumlah mereka, berpuluh tahun lamanya, membentang dari depan sampai ke belakang, melimpah dari atas sampai ke bawah, tambah merambah panjang deretan saf jamaah. Jamaah ini lintas agama, lintas suku dan lintas jenis kelamin.</p>
<p>Bagaimana melawan maling yang mencuri secara berjamaah? Bagaimana menangkap maling yang prosedur pencuriannya malah dilindungi dari atas sampai ke bawah? Dan yang melindungi mereka, ternyata, bagian juga dari yang pegang senjata dan yang memerintah.</p>
<p>Bagaimana ini?</p>
<p>Tangan kiri jamaah ini menandatangani disposisi MOU dan MUO (Mark Up Operation), tangan kanannya membuat yayasan beasiswa, asrama yatim piatu dan sekolahan.</p>
<p>Kaki kini jamaah ini mengais-ngais upeti ke sana ke mari, kaki kanannya bersedekah, pergi umrah dan naik haji.</p>
<p>Otak kirinya merancang prosentasi komisi dan pemotongan anggaran, otak kanannya berzakat harta, bertaubat nasuha dan memohon ampunan Tuhan.</p>
<p>Bagaimana caranya melawan maling begini yang mencuri secara berjamaah? Jamaahnya kukuh seperti diding keraton, tak mempan dihantam gempa dan banjir bandang, malahan mereka juru tafsir peraturan dan merancang undang-undang, penegak hukum sekaligus penggoyang hukum, berfungsi bergantian.</p>
<p>Bagaimana caranya memroses hukum maling-maling yang jumlahnya ratusan ribu, barangkali sekitar satu juta orang ini, cukup jadi sebuah negara mini, meliputi mereka yang pegang kendali perintah, eksekutif, legislatif, yudikatif dan dunia bisnis, yang pegang pestol dan mengendalikan meriam, yang berjas dan berdasi. Bagaimana caranya?</p>
<p>Mau diperiksa dan diusut secara hukum?<br />
Mau didudukkan di kursi tertuduh sidang pengadilan?<br />
Mau didatangkan saksi-saksi yang bebas dari ancaman?<br />
Hakim dan jaksa yang bersih dari penyuapan?</p>
<p>Percuma</p>
<p>Seratus tahun pengadilan, setiap hari 8 jam dijadwalkan Insya Allah tak akan terselesaikan.</p>
<p>Jadi, saudaraku, bagaimana caranya? Bagaimana caranya supaya mereka mau dibujuk, dibujuk, dibujuk agar bersedia mengembalikan jarahan yang berpuluh tahun dan turun-temurun sudah mereka kumpulkan. Kita doakan Allah membuka hati mereka, terutama karena terbanyak dari mereka orang yang shalat juga, orang yang berpuasa juga, orang yang berhaji juga.<br />
Kita bujuk baik-baik dan kita doakan mereka.</p>
<p>Celakanya, jika di antara jamaah maling itu ada keluarga kita, ada hubungan darah atau teman sekolah, maka kita cenderung tutup mata, tak sampai hati menegurnya.</p>
<p>Celakanya, bila di antara jamaah maling itu ada orang partai kita, orang seagama atau sedaerah, kita cenderung menutup-nutupi fakta, lalu dimakruh-makruhkan dan diam-diam berharap semoga kita mendapatkan cipratan harta tanpa ketahuan.</p>
<p>Maling-maling ini adalah kawanan anai-anai dan rayap sejati. Dan lihat kini jendela dan pintu rumah Indonesia dimakan rayap. Kayu kosen, tiang, kasau, jeriau rumah Indonesia dimakan anai-anai. Dinding dan langit- langit, lantai rumah Indonesia digerogoti rayap. Tempat tidur dan<br />
lemari, meja kursi dan sofa, televisi rumah Indonesia dijarah anai-anai.<br />
Pagar pekarangan, bahkan fondasi dan atap rumah Indonesia sudah mulai habis dikunyah-kunyah rayap. Rumah Indonesia menunggu waktu, masa rubuhnya yang sempurna.</p>
<p>Aku berdiri di pekarangan, terpana menyaksikannya.<br />
Tiba-tiba datang serombongan anak muda dari kampung sekitar.<br />
“Ini dia rayapnya! Ini dia Anai-anainya!” teriak mereka.<br />
“Bukan. Saya bukan Rayap, bukan!” bantahku.</p>
<p>Mereka berteriak terus dan mendekatiku dengan sikap mengancam.<br />
Aku melarikan diri kencang-kencang.<br />
Mereka mengejarkan lebih kenjang lagi.<br />
Mereka menangkapku.<br />
“Ambil bensin!” teriak seseorang.<br />
“Bakar Rayap,” teriak mereka bersama.<br />
Bensin berserakan dituangkan ke kepala dan badanku.<br />
Seseorang memantik korek API.<br />
Aku dibakar.<br />
Bau kawanan rayap hangus.<br />
Membubung Ke udara.</p>
<p><em>Source:</em><br />
<em> http://bhardian.blogspot.com/2004/12/mungkin-sekali-saya-sendiri-juga.html<br />
Note:<br />
Puisi diatas mungkin sudah lama sekali. Di blog sumber sendiri diposting tahun 2004. Apakah kira2 keadaan keadaan menjadi lebih baik setelah era kebebasan pers dan sosial media internet?<br />
</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://returnfalse.wordpress.com/category/clrscr/'>clrscr</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/returnfalse.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/returnfalse.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/returnfalse.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/returnfalse.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/returnfalse.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/returnfalse.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/returnfalse.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/returnfalse.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/returnfalse.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/returnfalse.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/returnfalse.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/returnfalse.wordpress.com/595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/returnfalse.wordpress.com/595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/returnfalse.wordpress.com/595/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=returnfalse.wordpress.com&amp;blog=3255686&amp;post=595&amp;subd=returnfalse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://returnfalse.wordpress.com/2011/10/24/mungkin-sekali-saya-sendiri-juga-maling/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8a73993058f49255a886bc7625beac5b?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arkofmind</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">More...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Roti Buaya eh Roti Kura-Kura</title>
		<link>http://returnfalse.wordpress.com/2011/09/16/roti-buaya-eh-roti-kura-kura/</link>
		<comments>http://returnfalse.wordpress.com/2011/09/16/roti-buaya-eh-roti-kura-kura/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 01:05:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qrueger</dc:creator>
				<category><![CDATA[clrscr]]></category>
		<category><![CDATA[Kura-kura]]></category>
		<category><![CDATA[roti]]></category>
		<category><![CDATA[sarapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://returnfalse.wordpress.com/?p=587</guid>
		<description><![CDATA[Jam masih menunjukan jam 7 kurang ketika gw menapakan kaki gw di kantor kuningan. suasana jalan masih sepi tak sampai satu jam waktu yang diperlukan dari rumah ke kantor mengendarai motor. Jalan yang sepi mungkin dikarenakan hujan yang mengguyur jakarta semalam membuat udara cukup nyaman untuk tidur. Apalagi hari ini adalah hari jumat, beberapa orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=returnfalse.wordpress.com&amp;blog=3255686&amp;post=587&amp;subd=returnfalse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_588" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/09/image201109160002.jpg"><img class="size-medium wp-image-588" title="rotikurakura" src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/09/image201109160002.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Roti Kura-kura</p></div>
<p>Jam masih menunjukan jam 7 kurang ketika gw menapakan kaki gw di kantor kuningan. suasana jalan masih sepi tak sampai satu jam waktu yang diperlukan dari rumah ke kantor mengendarai motor. Jalan yang sepi mungkin dikarenakan hujan yang mengguyur jakarta semalam membuat udara cukup nyaman untuk tidur. Apalagi hari ini adalah hari jumat, beberapa orang mungkin akan memilih melanjutkan tidurnya dan datang ke kantor agak siang. suatu kejadian yang umumnya terjadi jika hujan turun ketika pulang kerja kemarin harinya. Jika hujan turun pada sore hari, beberapa daerah di jakarta akan macet total dan menjebak orang-orang berjam-jam dijalan untuk sampai ke kediamannya. kemacetan semalam mungkin akan membuat orang sedikit enggan berangkat pagi dikarenakan kelelahan.</p>
<p><span id="more-587"></span></p>
<p>Beberapa kantor masih belum dibuka pintu utamanya, beberapa ruangan di gedung ini lampunya masih belum dinyalakan. Antrian yang mengular di tukang bubur ayam di sebelah kedutaan australia mengurungkan niat gw untuk ikut mengantri, yah walaupun di rumah gw udah sarapan nasi tempe dan rendang, namun ada keinginan untuk sarapan kedua sambil ngupi-ngupi di kantor masih tetap menggelora,  rasanya lebih afdol. Teringat kebiasan di kantor bali yang selalu mampir di bakery untuk beli sarapan sebelum masuk kantor. Akhirnya dengan senang hati, gw memutuskan untuk menemani rendang yang duah ada di perut gendut ini dengan sekerat roti. kaki pun melangkah dengan riang ke bakery yang ada di lantai satu kantor kuningan.</p>
<p>Pilihan rotinya yang ada masih sedikit, sekitar 10 jenis roti dengan quantity masing-masing 1, pemilihan roti pun dimulai, kategori pertama adalah harga, secara cepat mata gw menscan kategori roti dengan harga 5000 rupiah, ternyata tidak ada, harga minimal adalah 8000 rupiah. Roti kura-kura, begitu nama yang tertulis di labelnya. bentuknya yang unik cukup menggiurkan gw untuk membeli. akhirnya&#8230; selembar 10 ribuan yang ditukar dengan satu roti kura-kura dan selembar 2000an berpindah tangan.</p>
<p>Tak ada yang rasa yang spesial di roti kura-kura ini menurut pendapat gw, kecuali bentuknya. bentuknya yang lucu, imut membuat penasaran. rotinya cukup empuk dengan lapisan coklat tebal didalamnya. ada sedikit rasa susu dan keju pada bagian terakhir gigitan roti. tak sampai 5 menit, roti ini pun telah menemani rendang yang ada diperut gw&#8230; siap melanjutkan hari dengan coding hari ini&#8230;</p>
<p>; missing the semicolon;</p>
<br />Filed under: <a href='http://returnfalse.wordpress.com/category/clrscr/'>clrscr</a> Tagged: <a href='http://returnfalse.wordpress.com/tag/kura-kura/'>Kura-kura</a>, <a href='http://returnfalse.wordpress.com/tag/roti/'>roti</a>, <a href='http://returnfalse.wordpress.com/tag/sarapan/'>sarapan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/returnfalse.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/returnfalse.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/returnfalse.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/returnfalse.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/returnfalse.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/returnfalse.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/returnfalse.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/returnfalse.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/returnfalse.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/returnfalse.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/returnfalse.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/returnfalse.wordpress.com/587/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/returnfalse.wordpress.com/587/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/returnfalse.wordpress.com/587/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=returnfalse.wordpress.com&amp;blog=3255686&amp;post=587&amp;subd=returnfalse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://returnfalse.wordpress.com/2011/09/16/roti-buaya-eh-roti-kura-kura/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6d3919f2557f892074891204906a1b09?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Krueger</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/09/image201109160002.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">rotikurakura</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Komentar di Situs Berita</title>
		<link>http://returnfalse.wordpress.com/2011/05/14/komentar-di-situs-berita/</link>
		<comments>http://returnfalse.wordpress.com/2011/05/14/komentar-di-situs-berita/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 12:43:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arkofmind</dc:creator>
				<category><![CDATA[clrscr]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://returnfalse.wordpress.com/?p=578</guid>
		<description><![CDATA[Ada banyak alasan fasilitas komentar dibuat di situs-situs berita, banyak alasan pula komentar-komentar itu pada akhirnya dibaca oleh pembaca berita. Sudah sejak lama saya tidak lagi mengikuti situs berita berinisial D, kecuali emang terpaksa, disebabkan komentar-komentar pembacanya yang sangat tidak bermutu, kasar, dan aneh-lah pokoknya, ditambah pemberitaannya, yang waktu itu banyak yang terkesan seada-adanya buat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=returnfalse.wordpress.com&amp;blog=3255686&amp;post=578&amp;subd=returnfalse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada banyak alasan fasilitas komentar dibuat di situs-situs berita, banyak alasan pula komentar-komentar itu pada akhirnya dibaca oleh pembaca berita.</p>
<p><a href="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/05/300px-trollface.png"><img src="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/05/300px-trollface.png?w=575" alt="" title="300px-Trollface"   class="aligncenter size-full wp-image-579" /></a><br />
<span id="more-578"></span></p>
<p>Sudah sejak lama saya tidak lagi mengikuti situs berita berinisial D, kecuali emang terpaksa, disebabkan komentar-komentar pembacanya yang sangat tidak bermutu, kasar, dan aneh-lah pokoknya, ditambah pemberitaannya, yang waktu itu banyak yang terkesan seada-adanya buat saya.</p>
<p>Akhirnya pindahlah saya ke situs berita K, namun beberapa saat belakangan, sepertinya K pun mengalami masalah yang sama. Bukan apa-apa, jika situs-situs &#8216;terkemuka&#8217; tersebut membuka situsnya untuk dimasuki oleh troll, membacanya jadi kurang sreg, antara kenyataan, pendapat, gosip, fitnah, campur baur, terkesan kumuh seperti lalu lintas disini. Apalagi jika kuantitas komentar akan menentukan suatu berita masuk di daftar &#8216;terpopuler&#8217; atau &#8216;terkomentari&#8217;. Kecuali, yah, emang ga penting sih masalah komen-komen itu juga hehehe&#8230; </p>
<p>Ada beberapa hal yang menarik untuk dicermati agar supaya postingan di blog ini bertambah satu (eh&#8230;):</p>
<p>1. Flaming oleh troll<br />
Jenis-jenis komentar yang &#8216;offensive&#8217;, Flame Bait yang kemudian mengarah menjadi flame Wars itu sebenarnya bukan barang baru di internet, apalagi yang menyinggung masalah agama, wush wush.<br />
Ketika ada flame bait, ada 2 jenis komentar yang paling males bacanya:<br />
- komentar yang balik menghina si troll (kena jebak)<br />
- komentar yang mencoba membantah, tapi dibelakangnya buntutnya juga menghina si troll (kena jebak juga)<br />
Entah apakah mereka tidak sadar bahwa mereka itu sedang dijebak oleh si troll itu&#8230;<br />
Mungkin aturan simpelnya gini, komentar yang meng-komentari komentar lainnya itu udah masuk ranah forum. Contoh yang baik adalah situs berita V, mereka membuat sub-site forum tersendiri untuk komunitasnya. Atau situs kantor berita A, yang nampaknya benar2 menseleksi komentar yang masuk dan tidak membuka semua berita untuk dikomentari.</p>
<p>Moderator situs tersebut seharusnya lebih ketat lagi karena komentar-komentar itu menjadi bagian dari halaman beritanya. Atau solusi lain, ada semacam headline buat komentar, jadi komentar yang sudah ditandai ok bisa masuk di bagian komentar, sementara komentar-komentar lainnya bisa dibuka di window sendiri, terpisah dari artikelnya.</p>
<p>2. Micro-commenting<br />
Kesukaan memberi komentar satu-dua baris, mari kita sebut ini sebagai fenomena micro-commenting kecuali kalau kelasnya situs blogging atau situs berita yang niche seperti ini mungkin tidak masalah. Twitter, Facebook, dan news aggregator sebenarnya membantu memecahkan masalah kedua ini, alih-alih komentar di artikel aslinya, orang-orang bisa mengkomentari artikel diantara jaringan mereka sendiri.</p>
<p>3. Jenis2 Komentar yang &#8220;provocative&#8221; menurut saya<br />
- Object berita, pokoknya asal ada berita apa, pasti langsung bisa ditebak komentar2 yang ga jelas<br />
- Generalisasi dari judul tanpa melihat isi berita<br />
- Menyinggung ajaran agama, padahal beritanya apa<br />
- Menyinggung negara tetangga itu, padahal beritanya apa<br />
- &#8230;</p>
<p>Ya memang setiap orang mau berkomentar seperti apa itu adalah haknya dan kita juga sebenarnya bebas ingin mengikuti berita dari sumber yang mana&#8230;</p>
<p>oya satu lagi, &#8220;ga usah komen klo lu ga tau masalahnya!&#8221; <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tautan luar:<br />
- <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Troll_%28Internet%29">internet troll</a><br />
- <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Flaming_%28Internet%29">internet flaming</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://returnfalse.wordpress.com/category/clrscr/'>clrscr</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/returnfalse.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/returnfalse.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/returnfalse.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/returnfalse.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/returnfalse.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/returnfalse.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/returnfalse.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/returnfalse.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/returnfalse.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/returnfalse.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/returnfalse.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/returnfalse.wordpress.com/578/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/returnfalse.wordpress.com/578/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/returnfalse.wordpress.com/578/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=returnfalse.wordpress.com&amp;blog=3255686&amp;post=578&amp;subd=returnfalse&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://returnfalse.wordpress.com/2011/05/14/komentar-di-situs-berita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8a73993058f49255a886bc7625beac5b?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arkofmind</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://returnfalse.files.wordpress.com/2011/05/300px-trollface.png" medium="image">
			<media:title type="html">300px-Trollface</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
